SG-KL Trip Part 2: Gardens By The Bay, Naik Bus ke KL (+ Itinerary & Budget)

Dari Singapore, di hari ke-3 ini aku menuju ke Kuala Lumpur via jalur darat yaitu naik bus! Kayak apa sih naik bus antar negara SG-KL? Sebelum berangkat ke KL malam harinya, siang hari itu kami masih sempat eksplor Gardens By The Bay.

Supertree Grove in Gardens By The Bay at night

Sesuai janji di post pertama, review singkat mengenai penginapan kami di SG yaitu The Great Madras!

DAY 3

THE GREAT MADRAS

One thing about this hotel is: I am totally in love with the decor. It is Wes Anderson’s movie set comes to life!

Lokasinya di Little India, salah satu area favoritku di Singapore. Dekat sekali dari stasiun MRT Rochor, sekitar 10 menit berjalan kaki saja.

Facade of The Great Madras hotel
Restaurant area, open for public

The Great Madras punya beberapa jenis kamar. Yang kupilih ada hostel room, karena paling murah dan penasaran saja dengan modelnya yang seperti kamar tatami. Fasilitas kamarnya sederhana, kasur, TV, hair dryer, lampu tidur. Another plus point: colokannya banyaaak!

Amenities for the hostel room
The hostel area, consists of 3 bedrooms
Shared bathroom

Hostel room ini terbagi menjadi 3 kamar private dengan 3 shared bathroom, 2 sink. Tersedia juga water heater dengan kopi dan teh sachet. Saat aku menginap, kamar lain sedang kosong tanpa penghuni jadi lebih leluasa.

The bigger room has better decor, I think. Tapi seperti kebanyakan hotel Singapore lainnya, kamarnya cenderung kecil sekali paling besar hanya 28 meter persegi.

They have plenty room options! Go check out their website www.thegreatmadras.com

I gotta admit one of the reasons I booked this place because of the pool they haveeee!

Pool situation

The Great Madras juga menyediakan simple breakfast. I think their breakfast menu could be improved though, considering their room price.

Breakfast buffet menu: toasts, cereal, eggs, etc

JOO CHIAT RD.

Kalau pernah melihat peranakan houses di Singapore, salah satunya berlokasi di Joo Chiat Road. Ada beberapa peranakan houses yang serupa di Singapore, satu di timur (Joo Chiat), dan di selatan (Tanjong Pagar). This one below is in Joo Chiat Road! Agak ke timur dari Singapore, lebih baik sisihkan waktu kalau mau kesini karena agak jauh dari pusat kota.

 

All so pretty Peranakan Houses
I wanna live here please.
Sejauh ini lebih sering naik bus untuk kemana-mana dibanding MRT karena lebih dekat ke tujuan

TIAN TIAN HAINANESE CHICKEN RICE

Sebagai orang yang jarang ke Singapore, pengen nyobain paling tidak satu kuliner yang ngehits banget disini! Setelah googling, muncullah si hawker food bergelimang Michelin star yaitu Tian Tian Hainanese Chicken Rice. Di sela-sela itinerary Singapore yang padat, pas banget si Tian Tian ini lokasinya tidak jauh dari Gardens By The Bay. Akhirnya kami selipkan jadwal makan nasi hainan legendaris ini di hari ketiga.

Tian Tian Hainanese Chicken Rice ini berada di sebuah food court bernama Maxwell Food Centre. Pernah nonton vlog Raditya Dika waktu ke Singapore, dan antriannya panjang banget! Beruntung hari itu antriannya cukup normal, hanya ada sekitar 3-5 orang yang antre.

Tian Tian Hainanese Chicken Rice counter. Cara pesannya, langsung antre di window paling kanan, pesan, bayar, lalu tunggu dan ambil makanan di window kiri.

Untuk backpacker, harga menunya menurutku ramah kantong kok untuk level Singapore. Chicken Rice-nya dibanderol SGD 2.8 untuk size S, dan SGD 3 untuk size L. Jika datang berbanyak, bisa pesan Whole Chicken SGD 22 atau Half Chicken SGD 11. Tinggal tambah nasi 3 sen (size S), atau 5 sen (size L).

Kami pesan Chicken Rice, satu size S dan satu size L. Enaaaaak! Dan yang paling kusuka sih nasinya, sangat wangi dan gurih. Akhirnya kami nambah lagi satu nasi size S karena daging ayamnya masih banyak hehehe. Total damage makan disini berdua yaitu SGD 6.1, sekitar Rp 61.000,- kalau dirupiahkan. Plus minuman SGD 2 kami beli di kios lain. Murah kan? Ada rasa ingin pesan bungkus buat makan malam tapi takut rempong dibawa masuk Gardens By The Bay hehehe. Pasti kesini lagi kalo ke SG!

Sambil nulis ini sambil ngiler kebayang gurihnya!

P.S.: Tian Tian Hainanese Chicken Rice ini tutup setiap hari Senin. Buka jam 10 pagi hingga 8 malam.

GARDENS BY THE BAY

Tiket untuk ke Gardens By The Bay aku beli menggunakan Klook. Hassle free, tinggal tunjuk barcode melalu layar handphone untuk di-scan oleh petugas. Voila, you’re in! Antrian tiketnya lumayan panjang hari itu padahal weekdays, jadi kusarankan beli tiketnya online saja.

Ticket Gardens By The Bay bisa beli di Klook untuk menghindari antri panjang. Klik disini untuk membeli.
The famous Marina Bay Sands hotel
Supertree at day

FYI, tiket Gardens By The Bay yang kubeli di Klook mencakup tiket Flower Dome dan Cloud Forest. Flower Dome adalah sebuah glasshouse besar berisi berbagai bunga. Cloud Forest adalah glasshouse yang isinya berbagai macam tumbuhan, bahkan memiliki artificial waterfall.

Flower Dome
Biar kekinian. Foto depan kaktus

Flower Dome-nya lagi rameeeeeee banget pengunjung waktu aku datang. Sejujurnya jadi kurang bisa menikmati.

My personal favorite is definitely the Cloud Forest! Arsitekturnya luar biasa banget, kamu bisa keliling dari atas hingga bawah melalui jembatan besi yang lumayan bikin jantungan karena bergetar. Serasa naik wahana!

I LOVE CLOUD FOREEEEST!
The mighty bridge, yang ternyata lumayan goyang-goyang kalo dilewati bikin deg-degan!

Untuk ke Gardens By The Bay, kusarankan pergi sore hari untuk menghindari panas dan sekalian bisa melihat nyala lampu si Supertree Grove di malam hari. Meski begitu, sore hari itu biasanya PENUH pengunjung! Kalau ngincer sepi mungkin lebih mending pagi hari, siang-sore bisa ke Marina Bay Sands mall, malam kesini lagi untuk lihat supertree.

Untuk area Supertree Grove ini ternyata free untuk dimasuki, karena bukan bagian dari area Flower Dome maupun Cloud Forest. Buat yang ingin irit budget, tetap bisa ke Gardens By The Bay menikmati supertree gratis. Tapi kalo ada budget lebih, please buy the ticket to Cloud Forest! It is very worth it! 🙂

View this post on Instagram

First time visit to Singapore's Gardens by The Bay and I'm hooked! 💜 . The Cloud Forest is my favorite of all. Keren ya ada glass house segede gini dengan artificial waterfall segala 😍 tanamannya lengkap, dan paling impressed sama arsitekturnya sih! Pathway di Lost World-nya juga tinggi banget bikin agak ngeri kalo liat bawah tapi seru! 😂 . Info untuk tiket masuk ke Gardens by The Bay (Flower Dome and Cloud Forest) harganya sekitar SGD25 (around IDR 250k) per orang. Aku beli di @klooktravel_id , enak banget sampe sana tinggal scan barcode ticket dari screen hp aja. Kalo beli tiket on the spot lumayan panjang line-nya padahal bukan weekend. . Some tips: bring your jacket cause it's quite chilly hereee! Datang sekitar sore hari aja, biar malamnya bisa lihat Supertree Grove menyala warna-warni 🌱 . #djenarwanderlustSG

A post shared by Travel & Wander Blogger (@j_anandary) on

REFUND SINGAPORE TOURIST PASS

Malamnya kami bersiap menuju ke KL. Pertama-tama kami ambil tas dulu di The Great Madras yang siang tadi kami titipkan di concierge sejak check out. Lalu kami menuju ke Lavender Station.

Lavender Station ini salah satu MRT station yang menyediakan loket refund Singapore Tourist Pass. Info mengenai Singapore Tourist Pass, bisa cek di post SG-KL Trip part 1  ya!

Loket Tourist Pass di Lavender Station. Kebetulan sudah tutup malam itu.
Sudah deg-degan nggak bisa refund karena loket tutup, ternyata bisa refund juga di loket SMRT persis di seberangnya. Yay!

BUS DARI SINGAPORE KE KL

Dari Lavender Station kami lanjut berjalan kaki sekitar 850 m menuju ke Golden Mile Complex. Golden Mile Complex adalah sebuah gedung pusat perbelanjaan, di dalamnya terdapat banyak counter makanan Thai food, ataupun toko-toko barang Thai. Di sisi pinggir bagian luar Golden Mile Complex berjejer counter bus ke berbagai macam destinasi, kebanyakan adalah tujuan Malaysia dan ada beberapa ke Thailand.

Inside the Golden Mile Complex

Untuk rute dan jam keberangkatan bus, bisa mengecek di website 12Go.com dan online reserve disana.  Review pengguna lain juga tertera disana sehingga bisa jadi pertimbangan kamu memilih brand bus. Cukup pilih lokasi dan tujuan serta tanggal keberangkatan melalui form di bawah ini.

Powered by 12Go Asia system

Tapi karena jam keberangkatan aku tentatif, aku memilih untuk go-show saja beli ticket di counter Golden Mile Complex. Agak nekat sih. Kusarankan untuk online booking, menghindari kehabisan kursi terutama saat high season.

Sebelum trip, aku cukup lama menghabiskan waktu untuk research mengenai merk travel bus yang oke untuk dari SG ke KL. Beberapa review brand ada yang buruk banget, dari yang bus-nya jelek, tidak on time, AC-nya mati, mogok, mampir-mampir dulu, hingga yang paling parah penumpang ditinggal saat di imigrasi!

Dari research itu juga aku memilih brand Transtar, yang sejauh kutemukan review-nya bagus. Harganya juga standard, SGD 20 per orang untuk one-way. Sempat lirik counter lain ada yang menawarkan ‘promo’ tiket hanya SGD 10, tapi aku gak berani. Takut kenapa-kenapa. SG-KL butuh waktu 5 jam jalur darat, males banget kalo sampe kenapa-kenapa, tengah malam pula!

Setelah dipanggil untuk ‘boarding’, kami berjalan dari counter menuju area tempat bus. Bus-nya ternyata bus tingkat dan nyaman banget! AC-nya dingin, kursinya lebar, dan karena ini bus malam alias sleeper bus kursinya bisa disenderkan jauh ke belakang. Lumayan banget buat tidur, sekalian irit hotel satu malam hehe! Maaf tidak ada foto interior-nya karena sudah gelap.

Transtar bus yang kami naiki dari Singapore ke KL
Tips untuk naik bus antar negara Singapura-Malaysia: tidak recommended untuk yang bawa terlalu banyak koper dan bawaan. Karena akan 2 kali turun dari bus: pertama untuk cap keluar imigrasi Singapura, dan kedua untuk cap masuk imigrasi Malaysia. Semua tas dan koper harus kita bawa turun dari bus untuk melalui x-ray di imigrasi. Meski begitu, rentang waktu antara 2 imigrasi ini singkat kok mungkin hanya sekitar 5 menit. Jadi sehabis selesai cap masuk imigrasi Malaysia, bisa langsung naik ke bus, dan lanjut tidur sampai KL!

Untuk tujuan ke KL, kebanyakan tujuan bus adalah Berjaya Times Square (tengah kota), atau Terminal Bersepadu Selatan (agak pinggir kota, bisa lanjut bus atau kereta ke daerah lain di Malaysia). Kami pilih tujuan Berjaya Times Square supaya di tengah kota dan gampang kemana-mana.

HELLO KL!

Bus sampai di KL sekitar jam 4 pagi. Sambil memanggul ransel, subuh itu kami lanjut jalan kaki ke McD Bukit Bintang untuk sarapan sekaligus menunggu matahari terbit, karena waktu untuk check in hostel masih jam 3 siang nanti. Sambil cari-cari ATM di kanan kiri karena kami belum punya uang Ringgit. Setelah sarapan, nggak kuat menahan ngantuk, kami sempat tidur sebentar juga di McD sampai kira-kira jam 8 pagi! Nggak sendiri, ada beberapa backpacker lain yang numpang makan dan tidur di McD menunggu siang kok. Hidup backpacker ngirit!!! :))

McMorning di Bukit Bintang
Hello again, KL!

See you on 3rd post for the trip in KL!

RESUME ITINERARY BUDGET DAY 3:

 

  1. Perhitungan di atas untuk 2 orang (2 pax)
  2. SGD adalah hitungan dalam Singapore Dollar, dan IDR untuk perkiraan dalam Rupiah (dengan asumsi 1 SGD = Rp 10.000,-)
  3. Trip di atas dilakukan pada bulan Juni 2018
  4. Belum mencakup budget belanja dan jajan-jajan sampingan

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *