BEST CAFE IN MY LIFE: Dreamy Camera Cafe di Korea Selatan

“What’s your no. 1 favorite cafe so far?” I didn’t really have a definite answer to that question. Until I had visited Dreamy Camera Cafe in South Korea.

Bagi yang suka main Pinterest, pasti sering nemuin foto atau gambar tempat cantik, aesthetic (kalo kata anak masa kini), yang kayaknya ‘out of the world’ banget saking indahnya. Sebagian besar lokasinya bukan di Indonesia, jadi seringnya cuma dikagumi dan dijadiin bucket list aja.

Dreamy Camera Cafe ini salah satunya. Sebuah bangunan kecil berbentuk kamera Rolleiflex warna merah, diapit landscape hijau yang serene. Melihat pemandangan sekitarnya yang secantik itu, nggak mungkin di tengah kota besar nih!

Dreamy Camera Cafe in Gyeonggi-do. 1.5 hours from Seoul

Nggak nyangka ternyata lokasinya di Korea, beberapa jam dari Seoul. Memang di pedesaan dan bukan tengah kota, tapi sangat reachable. Apalagi dengan sistem kereta di Korea yang sudah bagus banget. Dan aku nemu lagi si kafe ini hanya beberapa hari sebelum trip-ku. Memang jodoh kali, ya?

HOW TO GET THERE

Stasiun terdekat untuk ke Dreamy Camera Cafe adalah Yongmun Station. Kalau kamu ke Nami Island atau Petite France, rutenya hampir mirip hanya beda di kereta terakhir.

Continue reading “BEST CAFE IN MY LIFE: Dreamy Camera Cafe di Korea Selatan”

Korea Trip: First Snowfall di Nami Island dan Petite France

“Nak, kamu nanti ke Nami Island nggak? Katanya bagus lho,” begitulah pesan ibuku sebelum aku berangkat ke Seoul.

Nami Island ngehits banget kayaknya bagi turis mancanegara terutama Indonesia yang liburan ke Korea. Aku sudah lama mendengar tentang Nami Island, tapi baru mengunjunginya akhir tahun 2017 ini.

Populer karena jadi lokasi syuting drama Korea legendaris Winter Sonata, Nami Island berlokasi tidak terlalu jauh dari Seoul. Dari Seoul ke Nami Island membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam jika menggunakan subway dan bus.

Tidak rugi menghabiskan waktu 2,5 jam kesini karena Nami Island berdekatan dengan tourist sites lain yang bisa sekalian dikunjungi. Salah satunya adalah Petite France.

Kalau suka nonton variety show atau drama Korea, pasti ‘ngeh’ dengan tempat ini. Bangunan warna-warni bergaya Perancis layaknya setting cerita dongeng.

Colorful Petite France!

HOW TO GET THERE

Subway terdekat ke Nami Island dan Petite France adalah Gapyeong Station. Karena aku menginap di dekat Ewha Woman’s University, rute-nya adalah sebagai berikut:

Continue reading “Korea Trip: First Snowfall di Nami Island dan Petite France”

Korea Trip: Sewa Hanbok, Gyeongbokgung Palace dan Hanok Village

Belum lengkap ke Korea kalo nggak sewa hanbok dan bergaya ala-ala di drama sageuk!

Aku sendiri bukan pecinta sageuk (historical period drama). Nggak suka nonton-nya entah kenapa. Kecuali yang sageuk-nya cuma seiprit dan kembali ke masa kini kayak Goblin, itu aku masih suka.

Biarpun nggak suka sageuk, pastilah ke Korea harus cobain foto pakai hanbok. Sama aja kayak ke Jepang harus cobain kimono, atau pakai baju tradisional Belanda kalau ke Amsterdam. Turis banget sih, tapi ya nggak apa-apa lah! Kan emang turis? Hehe.

Di Seoul, area favorit untuk berjalan-jalan dengan mengenakan hanbok adalah daerah sekitar Gyeongbokgung Palace dan Hanok Village.

Hanbok experience in Gyeongbokgung Palace

Continue reading “Korea Trip: Sewa Hanbok, Gyeongbokgung Palace dan Hanok Village”

Visa Korea Selatan untuk Freelancer

Akhir tahun 2017, aku berencana untuk ke Seoul, Korea Selatan. Halangannya cuma satu: visa. Dan aku adalah makhluk yang paling males ngurus visa.

Aku sudah pernah ke Korea Selatan tahun 2011 lalu, tapi saat itu masih berstatus mahasiswa. Pergi bareng keluarga pula, jadi nggak merasakan repot ngurus-ngurusnya. Cuma perlu ke tata usaha kampus untuk minta surat keterangan mahasiswa, sisanya diurus orangtua.

Gyeongbokgung Palace, circa 2011. Maafkan filter yang agak alay. Nggak nemu file mentahnya lagi 🙁

Sekarang? Berhubung sudah umur produktif dan bekerja, harus apply sendiri. Ribetnya lagi, aku sudah resign dari perusahaan tahun lalu dan sekarang sedang merintis as a self-employed. Nggak ada ceritanya deh tuh punya slip gaji, atau lembar SPT, padahal itu salah satu syarat visa Korea Selatan.

Berbekal membaca blog orang (kayaknya hampir semua blog tentang visa Korea Selatan yang muncul di Google aku bacain deh), akhir September 2017 aku memberanikan diri apply untuk visa Korea Selatan. Beruntung banyak blogger Indonesia yang membahas persyaratan visa Korea Selatan ini, jadi referensinya banyak. Tapi disini aku akan lebih menekankan bagaimana untuk apply visa Korea Selatan as a self-employed. Menurutku akan berguna karena di jaman teknologi yang semaju sekarang makin banyak orang yang terjun bekerja sebagai self-employed, freelancer, atau online seller.

Disini aku apply Visa Kunjungan Wisata dan Wisata Keluarga (C-3-9). Syarat-syarat pengajuan untuk jenis visa lain bisa dilihat di website Kedutaan Besar Korea untuk Indonesia disini. Berikut dokumen-dokumen yang kumasukkan untuk pengajuan visa wisata Korea Selatan: Continue reading “Visa Korea Selatan untuk Freelancer”