Internetan di China dan Korea dengan Telkomsel Roaming (Bebas Blokir!)

Istilah Great Firewall of China itu benar adanya. Kebanyakan website yang bisa kita gunakan di Indonesia tidak bisa dibuka di China alias di-blok. Say goodbye to Google. Padahal bagiku Google Maps adalah tumpuan hidup kalau liburan dan Gmail juga tidak kalah penting karena isinya email kerjaan.

Karena blogpost Mudahnya Mengurus Visa China sedang ‘naik daun’ dan sering jadi top post di blog ini, kusimpulkan bahwa makin banyak yang planning untuk liburan ke China. Satu hal yang buatku deg-degan sebelum berangkat kesana jelas koneksi internet! Ngeri banget kan kalo udah sampe sana dan nggak bisa buka aplikasi seperti Google Maps dan lain-lain? Belum lagi aku solo travelling disana.

THE GREAT FIREWALL OF CHINA

FYI, pemerintah China memblokir penggunaan hampir semua aplikasi Google-based dan aplikasi lainnya. Sebut saja Google Chrome, Google Maps, Instagram, Twitter, Whatsapp, LINE, YouTube, dan lain-lain. This is what I called The Great Firewall of China. Sebagai gantinya, pemerintah China mempunyai aplikasi pengganti serupa untuk rakyatnya, sebut saja WeChat, QQ, UC Browser, dan lain-lain. Semuanya dalam karakter Cina, jadi tentu aku nggak bisa pakai karena nggak mengerti.

The Great Firewall of China (Credit image from http://www.china-briefing.com/)

Kebanyakan orang akan menjawab VPN sebagai jawaban dari Great Firewall of China ini. Kebetulan aku punya teman yang sedang kuliah di China, dan aku banyak sekali dibantu saran untuk koneksi internet disana (Thank you, Dimas!). Kami berkomunikasi via Instagram DM. Ya, dia menggunakan VPN untuk bisa menggunakan Instagram di China. VPN yang dipakai adalah yang berbayar per tahun, karena menurutnya yang gratisan banyak yang kurang bagus koneksinya dan tidak selalu bisa mengatasi blokir.

Setelah browsing, The Great Firewall of China ini canggih juga ternyata! Beberapa VPN belum tentu bisa ‘mengelabui’ semua Internet Service Provider (ISP). Jadi bisa saja VPN A lancar digunakan di wi-fi kafe yang ku datangi, tapi begitu sampai hostel tidak bisa dipakai karena ISP-nya berbeda.  Contoh kasus: Aku bisa internetan dengan VPN merk X di McD karena McD pakai ISP A (VPN mampu ‘mengelabui’ ISP A) . Tapi begitu di hostel, VPN nggak bisa dipakai karena hostelnya pakai ISP B (VPN tidak mampu ‘mengelabui’ ISP B). Ngerti kan?

Untungnya, dari temanku juga aku disarankan untuk coba menggunakan Telkomsel roaming untuk di China. Kebetulan dia baru dikunjungi temannya dari Indonesia. Temannya pakai Telkomsel roaming selama disana dan lancar jaya internetan tanpa butuh VPN. Wow, sounds good. Meskipun sehari-hari aku bukan pengguna Telkomsel, aku pun akhirnya membeli paket roaming Telkomsel. Kebetulan aku memang punya SIM Card Telkomsel nganggur yang juga kubeli dadakan waktu ke Sumba.

CARA MENDAFTAR INTERNET ROAMING TELKOMSEL

Berikut step by step membeli paket roaming Telkomsel untuk kartu PRABAYAR:

Continue reading “Internetan di China dan Korea dengan Telkomsel Roaming (Bebas Blokir!)”