Cara Membuat E-Paspor (Syarat & Biaya)

Belakangan ini berbondong-bondong orang Indonesia membuat atau meng-upgrade paspor miliknya menjadi e-Paspor. Apa sih manfaat si e-Paspor ini? Apa bedanya dengan paspor biasa? Bagaimana cara membuatnya? Dengar-dengar kok ribet ya bikinnya? Hmm…

Pertama kali aku dengar e-Paspor adalah awal tahun 2016. Saat itu, lagi plannning mau ke Jepang. Excited banget dengar berita bahwa dengan e-Paspor, warga negara Indonesia bisa mendapat gratis visa waiver ke Jepang! Wah, ke Jepang tanpa harus ribet kumpulin dokumen dan bayar? Kapan lagi? Singkat cerita, September 2016 aku pun sukses melenggang ke Jepang dengan visa waiver menempel di e-Paspor.

Berhubung tahun 2016 itu aku belum start nge-blog, belum bisa share pengalaman deh! Tapi bulan Juli 2018 lalu, adikku apply untuk e-Paspor. Berbekal menemani dia, berikut pengalaman kami membuat e-Paspor!

APA ITU E-PASPOR?

Banyak orang yang masih sering tertukar antara istilah E-PASPOR dan (Membuat) PASPOR ONLINE.

E-PASPOR: Paspor dengan chip biometrik tertanam pada buku. Sampai saat tulisan ini dibuat, E-PASPOR belum bisa di-apply secara online (harus datang langsung ke kantor imigrasi untuk isi form, submit data, dan interview).

(Membuat) PASPOR ONLINE: Sama saja dengan PASPOR BIASA (tidak memiliki chip biometrik). Namun kalian bisa isi form, dan submit data melalui online saja (website imigrasi). Tetap harus ke kantor imigrasi untuk proses interview/wawancara.

Perlu digarisbawahi bahwa proses pembuatan paspor butuh proses INTERVIEW/WAWANCARA, sehingga pemohon harus datang langsung ke kantor imigrasi untuk foto dan interview.

APA KEUNTUNGAN E-PASPOR?

  1. E-PASPOR memiliki data yang lebih lengkap dan akurat dibanding paspor biasa Tidak mudah dipalsukan, sehingga lebih aman.
  2. Karena alasan nomor 1, E-PASPOR lebih mudah diverifikasi. Sehingga logikanya pemilik E-PASPOR lebih mudah mendapat persetujuan saat aplikasi visa ke Kedutaan. (*tidak mutlak, semua kembali pada pertimbangan kedutaan)
  3. Pemegang E-PASPOR bisa menggunakan autogate imigrasi di bandara. Menghemat waktu daripada imigrasi manual yang biasanya memiliki antrian panjang.
  4. Beberapa negara membebaskan visa atau memberi visa waiver pada WNI pemegang E-PASPOR. Contoh: Jepang

BIAYA E-PASPOR

Harga pembuatan E-PASPOR saat tulisan ini dibuat adalah Rp 655.000,- (48 halaman)

Info lengkap bisa cek disini:

http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#masa-berlaku-dan-biaya

DIMANA MEMBUAT E-PASPOR?

Hingga saat tulisan ini dibuat, permohonan E-PASPOR hanya bisa dilayani oleh kantor imigrasi Kelas 1, dalam hal ini di kota Jakarta, Batam, dan Surabaya:

  • Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan
  • Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat
  • Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta
  • Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat
  • Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Utara
  • Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok
  • Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya
  • Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam

DOKUMEN UNTUK E-PASPOR

Berikut dokumen yang dibutuhkan untuk permohonan E-PASPOR:

  1. E-KTP yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri (ASLI dan FOTOKOPI)
  2. Kartu Keluarga (ASLI dan FOTOKOPI)
  3. Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis (ASLI dan FOTOKOPI)
  4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan (ASLI dan FOTOKOPI)
  5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama (ASLI dan FOTOKOPI)
  6. Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa

Info lengkap bisa cek disini:

http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#persyaratan

Khusus untuk pemilik paspor biasa (yang diterbitkan di atas 2009) baik yang masih berlaku maupun sudah selesai masa berlaku, jika hendak meng-upgrade menjadi E-PASPOR dokumen yang dibutuhkan hanya:

  1. Paspor Lama
  2. E-KTP (jika E-KTP belum dicetak, bawa resi bukti pengambilan foto dan sidik jari dari kelurahan)

Fotokopi semua dokumen di kertas ukuran A4 untuk di-submit pada petugas.

LANGKAH MEMBUAT E-PASPOR

1. Memilih Tanggal dan Nomor Antrian di antrian.imigrasi.go.id atau download aplikasi ANTRIAN PASPOR di Play Store (untuk Android)

a. Lakukan pendaftaran di antrian.imigrasi.go.id. Jika sudah mendaftar, tunggu email verifikasi 1×24 jam dan cek folder SPAM.

TIPS: Apabila tidak kunjung mendapat email verifikasi, DM username dan alamat e-mail ke Instagram @ditjen_imigrasi untuk dibantu verifikasi.

Cara ini juga kami lakukan karena setelah daftar kami belum dapat e-mail verifikasi juga. Dengan cepat DM kami ditanggapi oleh Ditjen Imigrasi.

b. Pilih kantor imigrasi yang akan dituju

c. Pilih tanggal dan waktu (pagi/siang)

TIPS: Update di akun Twitter dan Instagram Ditjen Imigrasi untuk info kuota tanggal antrian paspor, atau saat kuota antrian dibuka. Saat aku apply, kuota dibuka setiap hari Minggu.

Twitter Ditjen Imigrasi
Instastory di Instagram Ditjen Imigrasi
2. Datang ke Kantor Imigrasi (sesuai tanggal dan jam di antrian online)

a. Persiapkan semua dokumen yang dibutuhkan

b. Tunjukkan nomor antrian kepada petugas untuk mendapatkan map kuning berisi form.

Map kuning isi form

Tidak perlu datang jauh sebelum jam antrian, karena map kuning hanya akan diberikan saat sudah masuk jam antrian Anda.

c. Isi form menggunakan pulpen berwarna HITAM

d. Submit form dan dokumen kepada petugas untuk diperiksa. Jangan lupa menginfokan kepada petugas bahwa Anda memohon untuk E-PASPOR. Map kuning tersebut akan ditandai oleh petugas.

Loket untuk submit form dan ambil nomor antrian

e. INTERVIEW. Jika tidak ada ada dokumen yang kurang, Anda akan diberikan nomor antrian untuk wawancara/interview

Layar yang menunjukkan nomor antrian

Proses interview biasanya hanya butuh waktu 5-10 menit. Pertanyaan yang diajukan biasanya pertanyaan umum seperti “Kenapa buat paspor? Mau liburan kemana?” dll. Selain itu Anda juga akan difoto dan diminta sidik jari. Pria dan wanita sebaiknya mengenakan baju berkerah. Hindari warna putih karena background foto adalah warna putih.

g. Setelah proses interview, akan diberikan Tanda Terima Permohonan Paspor berisi nomor input permohonan paspor. Saat itu proses pembuatan paspor memakan waktu 10 hari kerja setelah pembayaran.

Tanda Terima Permohonan Paspor. Lama 10 hari kerja
3. Membayar Biaya Paspor

Biaya paspor kami bayarkan melalui teller bank BNI. Kami memilih melalui teller supaya lebih aman saja karena takut error dll.

Bukti pembayaran di bank BNI

Bisa juga melalui ATM BNI dengan langkah sebagai berikut:

  1. Masukkan kartu dan PIN
  2. Pilih Menu Lain
  3. Pilih Menu Pembayaran
  4. Pilih Menu Berikutnya
  5. Pilih Imigrasi
  6. Input Nomor Permohonan Paspor (17 digit)
  7. Tampilan Layar Konfirmasi; Pilih Setuju

(Sumber: http://soekarnohatta.imigrasi.go.id/cara-pembayaran-paspor-di-atm-bni/ )

Pembayaran harus dilakukan dalam rentang waktu 7 hari setelah proses wawancara. Jangan lupa menyimpan Bukti Pembayaran.

4.  Menunggu Proses Pembuatan Paspor (sekitar 7-10 hari kerja)
5. Mengambil Paspor

a. Datang ke kantor Imigrasi dengan membawa Tanda Terima Permohonan Paspor dan Bukti Pembayaran

b. Mengambil nomor antrian pengambilan paspor di mesin. Caranya dengan scan QR Code di lembar Tanda Terima atau memasukkan nomor permohonan paspor

Mesin tiket pengambilan paspor dan tiketnya

c. Menyerahkan Tanda Terima dan Bukti Pembayaran pada petugas saat nomor antrian dipanggil. Petugas akan mengecek E-KTP Anda juga.

Loket pengambilan paspor

d. E-PASPOR sudah di tangan Anda

E-paspor sudah di tangan!

Untuk pengambilan paspor bisa diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih satu KK dengan membawa surat KK asli. Apabila di luar KK, harus menyertakan surat kuasa.

Demikian pengalaman kami memohon E-PASPOR. Fyi, kami mengajukan E-PASPOR di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta. Dua kali memohon paspor disana dan selalu lancar, antriannya teratur. Petugasnya juga sangat helpful.

Kantor Imigrasi Kelas 1 SOETTA

Semoga informasi ini berguna untuk yang akan membuat E-PASPOR!

 

36 thoughts on “Cara Membuat E-Paspor (Syarat & Biaya)

  1. Halo, terima kasih untuk artikelnya ya, sangat bermanfaat. Mau tanya, jika saya mau upgrade ke e-paspor (berarti hanya bawa paspor lama dan e-ktp ya), apakah nanti saat di datang ke kantor imigrasi, akan mengisi formulir lagi?

  2. Hai Jen,

    Ada satu tips penting menurut aku. Aku ngurus pembaruan paspor untuk aku, ibuku, dan kakakku dan sepengalaman aku aplikasi antrian paspor baru akan kelihatan kuotannya setiap jam 08.00 pagi hingga jam 09.00 pagi aja. Selain jam itu, gak akan ada kuota nya atau kelihatan akan habis terus.

    Cara lain kalo udah kepepet banget harus pembaruan dan gak mau bikin paspor ulang adalah dengan lewat WA gateway untuk Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat. Tinggal WA aja ke nomor 081299004406 dengan isi wa: #NamaLengkapPemohon#tanggal lahir (DD/MM/YYYY)#tanggal kedatangan (DD/MM/YYYY)
    Kalo tanggal kedatangan yang dipilih kuota udah habis nanti di WA itu akan diberitahu tanggal terdekat yang kuotanya masih ada

    1. Hi Rizki, terimakasih banyak sudah berbagi pengalamanmu apply paspor! Kebetulan mama aku juga baru renew visa, tapi waktu itu kuota jam-nya tetap keluar sih untuk siang. Dia dapat di jam 3 sore. Mungkin yang kamu alami lagi ada glitch di sistem antrian paspor ya? Semoga sudah diperbaiki oleh pihak Imigrasi hehe.

      Yup, benar banget via WA gateway juga bisa. Mama aku juga akhirnya apply lewat WA gateway karena akhirnya lebih pilih memperbarui paspor di kanim dekat rumah (tapi pilihan kantornya tidak tercantum di list kanim app antrianpaspor). Datang langsung ke kanim dekat rumah untuk tanya gimana ambil nomor antrian, dan diarahkan untuk lewat WA gateway di tanggal tertentu dan jam tertentu biar gak kehabisan kuota.

      Menurutku yang WA gateway ini agak kurang praktis sih hehe semoga pihak imigrasi bisa berbenah dan mempercanggih si app antrianpaspor. Terimakasih banyak infonya ya! 🙂

    2. trimakasi mba putri ini bermanfaat sekali saya dari kemarin terus ulang-ulang daftar antrian tapi ngk bisa bisa, ngk bisa masukin tanggal dan pilih waktu, mungkin dikarnakan bukan di jam 8-9 pagi. tapi dengan wa ke kantor imigrasi kelas 1 jakarta pusat ini langsung dapat balasan, saya ajukan tanggal 12 tetapi pihak imigrasi bls tidak bisa tanggal 12 bisanya tangga 14 nov lengkap dengan jamnya dan persyaratannya. setelah dapat kode booking apalagi yang harus saya lakukan ? apa saya tinggal datang ke kantor imigrasi dan membawa semua dokumen? itu saja sudah cukup? nanti setelah samapai disana siapa yang harus saya temui terlebih dahulu. trimakasih atas balasannya.

  3. Agak bingung nih. Kalau mau bikin e-paspor, bisa daftar antrian online atau harus langsung ke kantor imigrasi untuk dapat nomer antrian?
    Terima kasih.

  4. Saya sempet nanya2 agent katanya itu hnya brlaku utk pemegang ektp DKI aja, jd klo yg dr luar kota tetep hrs mnyertakan dokumen lgkp sprti KK ijasah dll. Apa betul begitu k?
    Klo tidak sy mau urus sndiri soalnya lwat agent biayanya lbih dr 3x lipat 😢

  5. Saya barusan ke kantor imigrasi jakarta utara…semuanya sdh beres…nomor antrian jg sdh di tangan…giliran di panggil dan ngasihkan dokumen2nya…jawabannya blankon nya habis…pihak Peruri belum nyetak lg…dan blm tau kapan tersedia lg…hari ini gagal.
    Teman2 jg heran…blankon kok bisa habis.

      1. Sy kemaren tgl 25 okt di kanim jakarta selatan, mau ambil no antrian utk ganti e paspor, jawabannya juga sama, blanko e paspor habis.

          1. Hallo mbak Emmy, apakah di kanim jakpus jg seperti itu? saya ingin memastikan agar tidak kehabisan blanko e passpor karena saya dari luar jakarta, terimakasih

  6. Hai kak,
    Mau nanya dong kalau paspor nya baru diperpanjang tahun ini kemudian kita mau upgrade ke epaspor bisa gak ya?
    makasih kak

  7. Hi , mba maaf mau tanya. Kan saya apply lewat aplikasi pendaftaran online. Tp hanya ada isian nama dan nik. Jadi ga perlu isi apa2 lagi ya? Trus nanti dokumen akte dll perlu discan untuk di upload di imigrasi atau cukup bawa copian dan asli saja? Pengisian data langsung di kantor imigrasi ya?
    Thanks

    1. Kalau buat e-Paspor, berarti hanya perlu isi nama dan nik saat daftar online. Dokumen bawa yang asli dan copy saat ke kantor imigrasi. Isi form di kantor imigrasi. Jangan ketuker yah antara buat e-Paspor dan Paspor Online 🙂

  8. Halo Jen,

    rencananya saya mau buat baru e-paspor bareng adik saya, yg mana syarat KK asli punya saya dan adik saya adalah sama, apakah bisa saya memproses dihari yg sama dgn adik saya, atau saya sebaiknya proses dihari yg beda? (jadi berat diongkos aja sih :v) Soalnya saya agak ragu kalo pas dpt nomor antrian saya dan adik saya berdekatan, dan saat saya harus menunjukan KK asli itu. Mohon pencerahannya, many thanks, lookin’ forward for your reply.

  9. Kalau upgrade dari paspor biasa menjadi e paspor tetap harus daftar antrian online ya? gabisa langsung datang buat diperbaharui?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *