[REVIEW] Rumah Belanda Bandung

Bandung sedang dilanda wisata selfie! Banyak sekali wisata selfie bermunculan di kota kembang beberapa bulan belakangan ini. Salah satunya yang menurutku masih belum terlalu mainstream adalah Rumah Belanda yang berlokasi di Lembang, Bandung.

Big yellow clogs

Sebelum membahas mengenai Rumah Belanda, aku akan ‘curhat’ sedikit mengenai fenomena wisata selfie!

Beberapa kali aku mengunjungi berbagai wisata selfie di Indonesia. Menurutku, kebanyakan hasilnya cukup mengecewakan dari sisi kualitas maupun orisinalitas. Banyak wisata selfie yang dibuat asal-asalan. Terutama yang indoor! Lighting yang buruk, dan kualitas properti foto yang alakadarnya seperti untuk photobox! Tapi anehnya, wisata selfie tersebut berani pasang tiket mahal. Dan lebih anehnya lagi, yang mau beli tiketnya juga banyak.

Ada beberapa wisata selfie yang pernah kukunjungi: Rabbit Town Bandung, Ice Cream World Jogja, De Voyage Bogor, Dago Dream Park Bandung, Jatim Park 3: The Legend Star, Chinatown Bandung, Farmhouse, dan masih banyak lagi. Menurutku? Mayoritas mengecewakan. Kecuali beberapa yang pernah kutulis di blog, seperti Jatim Park 3: The Legend Star Malang, Bukit Mojo Jogja, Kota Mini Bandung. Chinatown Bandung dan Farmhouse Bandung juga tidak mengecewakan, aku sudah tiga kali kesana! Kalau memang menarik, pasti aku tulis review-nya di blog atau Instagram. Kalau jelek, ya biasanya kusimpan di hati saja dan tidak akan kurekomendasikan ke orang lain hehehe.

Karena sering dikecewakan beberapa wisata selfie di Indonesia, aku memutuskan untuk tidak ke wisata selfie lagi walaupun sering banget menerima DM di Instagram mengenai info wisata selfie baru. Alias kapok! Hahaha. Sebagai blogger, ada keinginan untuk tetap datang dan me-review sebuah tempat baru. Tapi aku merasa buang-buang energi juga kalau aku datang ke tempat yang dari fotonya saja aku sudah merasa kualitasnya buruk. Ya kan?

Namun berhubung aku sempat ke Bandung beberapa waktu lalu, aku tidak bisa menahan godaan untuk mengunjungi salah satu wisata selfie baru yang ada disana. Dari foto-fotonya sih cukup menarik, kira-kira IRL nya gimana ya?

RUMAH BELANDA MARIBAYA

Lokasinya cukup jauh dari tengah kota Bandung, namun aksesnya cukup memadai alias jalannya tidak terlalu jelek. Jika pernah ke The Lodge Maribaya, maka Rumah Belanda ini tidak jauh dari sana. Disarankan kesini menggunakan kendaraan pribadi karena transportasi umum untuk kesini cukup sulit. Bisa menggunakan bantuan Google Maps untuk mencapainya.

Rumah Belanda

Untuk yang pertama kali kesana, mungkin akan sedikit bingung karena areanya terbagi menjadi 2 dan berseberangan. Jika datang dari arah Dago Giri maka sebelah kanan adalah area taman, sebelah kiri adalah area restoran.

Bagian kiri jalan (dari arah Dago Giri) adalah area restoran

Untuk penyewaan kostum Belanda, lokasinya di area restoran ini.

Tiket masuk untuk area taman seharga Rp 20.000,- sudah termasuk sebotol air mineral. Tapi ketika ditukarkan di area penukaran, ternyata boleh ditukar dengan Teh Botol atau Fruit Tea selain air mineral. Aku hanya masuk ke area taman dan tidak sempat mencoba restorannya karena memang rencana untuk makan di tempat lain.

Bangunan di kanan ini termasuk area kafenya. Adem! Dan ada area seating di rooftop-nya.
Area taman dengan beberapa selfie spots

Another selfie spot. Backdrop foto saja sih, tidak bisa dimasuki

Bangunan hijau ini adalah toiletnya!

Overall, di Rumah Belanda ini aktivitas yang bisa dilakukan adalah berfoto dan makan di restorannya. Kalau tidak suka foto, pasti akan bosan sih. Akan terasa kurang worth it juga karena lokasinya jauh dari tengah kota. Kusarankan untuk sekalian berkunjung ke tempat wisata lain di dekat sini, misalnya The Lodge Maribaya atau Kebun Begonia. Supaya tidak sia-sia menyetir jauh (dan macetnya kalo weekend!).

Rumah Belanda

Address: Jl. Raya Maribaya, Lembang, Bandung

Opening Hours:

Mon to Thu at 10am-5pm
Fri to Sun at 10am-7pm

HTM: Rp 20.000 per pax (area taman)

IG: @rumahbelanda

Website: www.rumahbelanda.id

2 thoughts on “[REVIEW] Rumah Belanda Bandung

  1. hai kak ❤️ suka banget sama review nya.. dan serius deh pengen kesana dan aku baru tau kalo di maribaya ada ini 😭 harganya juga cukup murmer ya.. btw kalo boleh tau suasana di sana rame gak? dan ngantri gak sih kalo mau foto? dan kira-kira waktu kakak kesana weekend/weekday? dan jam berapa? hihihi 😂 soalnya keliatan nya sepi di foto nya jadi pengen ikutan hahaha 😂 makasih ya kak untuk review nya ❤️❤️ sukses terussssss 😍😍

    1. Hai Kimi! Aku kesini hari Minggu sore dan sepi sih. Waktu itu cuma ada 2 tamu lain. Memang masih baru dan belum terlalu ngehits (dan jauh juga lokasinya dari tengah kota) jadi mungkin itu alasan masih sepi walau weekend hehe. Thank you for reading my blog!❤️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *